Berlakukan Reward and Phunishment Untuk Capaian Kinerja OPD


Seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan penandatanganan perjanjian kerja serta fakta integritas di hadapan Bupati Kapuas Hulu, AM. Nasir, S.H. Hal itu dilakukan di Aula Gedung DPRD Kabupaten Kapuas Hulu, Senin 28 Januari 2019 pagi. Dalam acara tersebut Bupati Kapuas Hulu menyoroti tentang penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) yang diperoleh setiap OPD. Menurutnya perlu ada sistem Reward and Punishment (penghargaan dan hukuman) terkait dengan kinerja OPD yang terpantau melalui penilaian SAKIP. "Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia harus rancang Reward and Punishment. Bagi OPD yang berkinerja baik harus ada penghargaan. Kemudian pegawainya yang benar-benar bekerja dan berprestasi beri reward tunjangan kinerja, harus ditambah jangan samakan dengan pegawai yang tidak ada berprestasi," tegas Bupati Kapuas Hulu.

Bupati Kapuas Hulu menuturkan, bahwa SAKIP mendapat penilaian dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemPanRB) RI. Implementasi Pemerintahan Kabupaten Kapuas Hulu dinilai KemenpanRB belum optimal. "Dari capaian SAKIP kita di Tahun 2017 predikatnya adalah CC,". Untuk mencapai nilai SAKIP yang baik, perlu ada strategi mulai dari perencanaan hingga capaian kinerja. Strategi yang memperhatikan kualitas dan pemenuhan pekerjaan. "Setelah tanda tangan perjanjian kinerja OPD harus cepat di tindak lanjuti dengan memperhatikan sasaran dan indikator kinerja yang terukur. Kemudian cari pencegahan masalah serta laporkan kinerja yang sudah berjalan," papar Bupati Kapuas Hulu.

Setiap OPD Selaraskan pula kinerja dengan perangkat daerah yang ada di Provinsi dan Pusat. Kemudian implementasikan SAKIP berbasis elektronik. "Saya harapkan Inspetorat evaluasi SAKIP yang ada. Kemudian Bagian Organisasi, susun laporan kinerja serta lakukan asistensi dengan memperhatikan data kinerja,". Saat ini dari 24 OPD yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu, hanya satu yang baru bisa dapat SAKIP dengan predikat BB. Predikat itu didapat oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu. "Kami beri apresiasi kepada Dinas Kesehatan. Hasil yang baik ini perlu acara syukuran internal karena itu hasil kerja keras bersama, sebagai bentuk apresiasi pada OPD sendiri," papar Bupati Kapuas Hulu.

Kepada OPD lainnya, Bupati Kapuas Hulu memotifasi agar bisa mendapat penilaian SAKIP yang baik. "Predikat SAKIP yang baik ini bisa juga diperoleh OPD lain. Pahami dulu SAKIP itu sebagai ukuran kinerja yang terealisasi dengan baik. Kemudian buat perencanaan yang dikuatkan dengan niat bekerja serta kedisiplinan. Ini tentu banyak tantangan tapi hasilnya akan baik," tutup Bupati Kapuas Hulu. (Doc. Bidang SAI-DKIS)

Share Post: