Dua Toko di Putussibau Kedapatan Jual Barang Kadaluarsa


Tim gabungan melakukan Investigasi Mendadak (Sidak) ke kawasan Pasar Pagi Putussibau di jalan KH Bustami, Kecamatan Putussibau Utara, Senin (20/05/2019). Dari Sidak tersebut tim gabungan mendapati dua toko menjual barang kadaluarsa yaitu toko Sushy dan Mitra Mandiri.

Staff Bidang Perdangangan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DKUP) Kabupaten Kapuas Hulu, Parizal Manap menuturkan, tim gabungan terdiri dari berbagai Instansi Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan, Dinas Kesehatan, Polres, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Bulog serta Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kapuas Hulu. "Kegiatan hari ini memang fokus pada barang-barang kadaluarsa menjelang Idul Fitri. Kita fokus pada dua tokoh, Sushy dan Mitra Mandiri, sebagai toko grosir dan banyak juga distribusinya hingga ke kampung-kampung," papar Staff Bidang Perdangangan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Kabupaten Kapuas Hulu, saat ditemui di lokasi Sidak.

Dari toko Sushy ada 10 item barang kadaluarsa yang didapat, itu berupa makanan ringan, minyak, kopi, pewarna. Demikian pula di Mitra Mandiri ada beberapa barang kadaluarsa yang tim dapat. "Kita tidak lakukan penarikan barang saat ini, hanya memberikan surat pernyataan. Kami beri kesempatan untuk kembalikan barang kadaluarsa itu ke agennya. Kalau tidak bisa dikembalikan ke agent, kita akan mintakan surat penyerahan barang kadaluarsa tersebut untuk dimusnahkan oleh Dinas," terang Staff Bidang Perdangangan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Kabupaten Kapuas Hulu.

Sewaktu-waktu dari Dinas atau tim gabungan bisa saja melakukan razia lagi. Apabila ditemukan kembali, menjual barang kadaluarsa yang sudah pernah dirazia, maka pengusaha tersebut akan diberisanksi. "Kami sudah sampaikan beberapa acuan atau dasar Hukum untuk penindakan kedepan, dasar Hukum yaitu Undang-undang Republik Indonesia (UU RI) Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, UU RI Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, UU RI Nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan. Kemudian Peraturan Pemerintah (PP) RI Nomor 69 tahun 1999 tentang Label dan Iklan Pangan, PP RI Nomor 28 tahun 2004 tentang Mutu dan Gizi Pangan. Ini sudah sangat jelas dan disampaikan ke pemilik toko," jelas Staff Bidang Perdangangan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Kabupaten Kapuas Hulu.

Selain kepada dua toko tersebut, Staff Bidang Perdangangan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Kabupaten Kapuas Hulu menegaskan, pihaknya juga akan mengawasi toko-toko lain di kota Putussibau. Pemantauan akan dilakukan secara rutin. "Kami juga monitor toko-toko lain, setidaknya dua minggu satu kali," papar Staff Bidang Perdangangan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Kabupaten Kapuas Hulu.

Kapolsek Putussibau Utara,  Iptu M Sutikno menambahkan, hasil dari razia kali ini sifatnya masih pembinaan akan tetapi tetap menjadi bahan evaluasi kedepan bagi Kepolisian. Apabila ada pelanggaran yang nanti ditemukan sifatnya fatal, tentu akan dikoordinasikan ke Reskrim Polres Kabupaten Kapuas Hulu. "Kami menghimbau pedagang agar memperhatikan betul-betul dagangannya, terutama askpek kesehatannya. Sehingga penjual dan pembeli itu saling menguntungkan," tutup Kapolsek Putussibau Utara. (Doc. Bidang SAI-DKIS)

Share Post: