Intensifkan Pengawasan Sembako Selama Puasa Hingga Lebaran


Momentum Ramadhan dan perayaan Idul Fitri turut meningkatkan jumlah transaksi masyarakat di pasar lokal. Hal ini akan menjadi perhatian khusus Pemda Kabupaten Kapuas Hulu melalui Instansi-instansi terkait, terutama untuk mencegah kelangkaan Sembilan Bahan Pokok (Sembako), permainan harga hingga penjualan barang-barang kadaluarsa.

Bupati Kapuas Hulu, AM. Nasir, S.H. menegaskan, bahwa pihaknya telah melakukan persiapan terkait Sembako. "Pemerintah sendiri sudah melakukan persiapan sebelum Ramadhan dengan menggelar rapat. Kita bahas tentang stok pangan termasuk barang kadaluarsa," tegas Bupati Kapuas Hulu, Rabu 08 Mei 2019.

Barang kadaluarsa patut menjadi fokus pengawasan, sebab saat jelang lebaran warga pasti banyak berbelanja ke pasar lokal ataupun minimarket. Momen ini bisa saja dimanfaatkan oknum tertentu untuk menjual produk yang sudah tidak layak pakai dan konsumsi. "Jangan sampai saat lebaran nanti dimanfaatkan untuk menjual barang-barang kadaluarasa," tegas Bupati Kapuas Hulu.

Saat rapat lalu, Bupati Kapuas Hulu mengatakan turut dibahas tentang kestabilan harga. OPD terkati perlu mempersiapkan antisipasi agar saat bulan puasa menjelang lebaran harga-harga komoditi tidak melambung tinggi. "Nanti kita akan terus pantau secara langsung terkait stok dan harga barang serta persiapan menjelang lebaran," tegas Bupati Kapuas Hulu. (Doc. Bidang SAI-DKIS)

Share Post: