Kapuas Hulu Harapkan Kemendikbud-RI Bantu Penuhi Kebutuhan Guru


Dunia pendidikan di Kabupaten Kapuas Hulu kualitasnya terancam menurun, dikarenakan minimnya sumber daya manusia untuk tenaga pendidik. Jumlah pendidik tersebut semakin berkurang dari tahun ke tahun, lantaran banyaknya guru Aparatur Sipil Negara (ASN) yang pensiun.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu, Petrus Kusnadi mengatakan Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu (Pemda-KH) telah berupaya melakukan perekrutan tenaga pendidik kontrak untuk menutupi kekurangan guru tersebut. Namun keterbatasan anggaran membuat Pemda-KH tak mampu menutupinya. “Tahun 2020 ini pengangkatan sangat tergantung penganggaran. Tapi saya rasa sangat berat,” tutur Kusnadi, Rabu (8/1/2020).

Kusnadi menuturkan adapun penerimaan ASN di 2020, belum mampu menutupi kekurangan yang ada. Dari tahun ketahun jumlah guru semakin kurang. “Guru memang kurang, tahun ini hanya diterima seratusan lebih. Namun seberapapun tetap kita terima,” pungkasnya.

Kekurangan guru di Kapuas Hulu, kata Kusnadi, sebetulnya bisa dilihat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dari data Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Data Dapodik tersebut sudah di input oleh tim oprator dan mereka bekerja keras untuk memberi data yang akurat. “Semoga saja Menteri Dikbud yang baru bisa memberi perhatian ke kita,” ucap Kusnadi. (diskominfo_statistik-KH)

Share Post: