Pemeliharaan Jalan dan Jembatan 2019 Sekitar Rp 1 Milyar Lebih


Pada Tahun 2019 ini UPJJ ID Wilayah 1 pada  Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Kapuas Hulu mendapat alokasi anggaran sekitar Rp 1 milyar lebih. Anggaran itu untuk melaksanakan 4 (empat) point kegiatan, diantaranya rehabilitasi pemeliharaan jalan, jembatan, irigarsi dan drainase yang tersebar di 11 Kecamatan jalur selatan Kabupaten Kapuas Hulu, dimulai dari Kecamatan Boyan Tanjung sampai Silat Hilir. “Anggaran sebesar itu kita plotkan dalam 4 triwulan, untuk triwulan satu sudah selesai dilaksanakan yaitu Januari – Maret 2019 lalu,” papar Kepala UPJJ ID Wilayah 1 pada Dinas PU Bina Marga dan SDA Kabupaten Kapuas Hulu, Yahya.

Ada delapan paket pekerjaan pemeliharaan jembatan wilayah selatan tuntas ditangani pada triwulan pertama (Januari – Maret) 2019 lalu. Pengerjaannya ada dibeberapa Kecamatan wilayah selatan Kabupaten Kapuas Hulu, seperti Kecamatan Hulu Gurung, Selimbau, Seberuang, Silat Hulu dan Kecamatan Silat Hilir. Kemudian di Kecamatan Hulu Gurung itu ruas jalan Tepuai – Nanga Taman, yakni rehabilitasi jembatan sungai Au. "Berikutnya di Kecamatan Selimbau ada di Simpang Sekubah – Selimbau jembatan Sungai Kundur, terus jembatan Sungai Sarai,” jelas Kepala UPJJ ID Wilayah 1 pada Dinas PU Bina Marga dan SDA Kabupaten Kapuas Hulu, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Rabu 10 April 2019.

Kemudian di Kecamatan Seberuang pekerjaan rehabilitasi jembatan di ruas jalan Sejiram – Hulu Gurung, yakni jembatan Titi Tinggis. Masih di Kecamatan Seberuang, rehabilitasi jembatan di ruas jalan Simpang Bati (lintas selatan) – Menapar yakni jembatan Sungai Teruk Kecil dan jembatan Sungai Teruk Besar. “Sedangkan di wilayah Kecamatan Silat Hulu, rehabilitasi jembatan pada ruas jalan Nanga Dangkan – Landau Kumpang, itu ada jembatan Sungai Lintan. Kalau di Silat Hilir itu rehabilitas jembatan pada ruas jalan Simpang Silat (Desa Miau Merah) – Nanga Silat, disana ada jembatan Sungai Surut,” papar Kepala UPJJ ID Wilayah 1 pada Dinas PU Bina Marga dan SDA Kabupaten Kapuas Hulu.

Selesainya rehabilitas jembatan tersebut, itu membuat masyarakat sangat terbantu, karena sekarang akses mereka menjadi lancar. Oleh karenanya ia mengharapkan masyarakat untuk saling menjaga, agar jembatan tersebut bisa berfungsi sebagaimana mestinya. “Kalau di wilayah selatan itu ada 11 Kecamatan yang menjadi kewenangan untuk kita tangani. Prioritasnya memang jembatan dulu. Namun kita lihat triwulan berikutnya, kalau anggaran ada juga kita bisa tangani irigasi, sesuai tupoksi kita membantu bidang induk,” kata Kepala UPJJ ID Wilayah 1 pada Dinas PU Bina Marga dan SDA Kabupaten Kapuas Hulu.

Kepala UPJJ ID Wilayah 1 pada Dinas PU Bina Marga dan SDA Kabupaten Kapuas Hulu mengungkapkan, untuk triwulan kedua pihaknya baru mulai terjun ke lapangan melaksanakan survei sekaligus mendata, jika itu belum masuk dalam penanganan bidang Bina Marga. “Setelah kita data, mana yang sudah rusak berat dan mendesak, itu yang akan menjadi prioritas untuk ditangani. Kalau untuk jumlah itu banyak sekali yang butuh penanganan,” imbuh Kepala UPJJ ID Wilayah 1 pada Dinas PU Bina Marga dan SDA Kabupaten Kapuas Hulu.

Memang saat ini cukup banyak jembatan yang berumur dan mesti diperbaiki di wilayah selatan Kabupaten Kapuas Hulu. Apalagi di wilayah selatan padat arus lalu lintas dengan tonase angkutan barang yang cukup tinggi. “Maksimal kekuatan dari jembatan yang sudah dilakukan rehabilitasi itu sebenarnya 7 ton bebannya,” tutup Kepala UPJJ ID Wilayah 1 pada Dinas PU Bina Marga dan SDA Kabupaten Kapuas Hulu. (Doc. Bidang SAI-DKIS)

Share Post: