RSUD dr. Achmad Diponegoro Putussibau Gelar Workshop PMKP


Berangkat dari isu yang hangat dalam dunia perumah sakitan, RSUD dr. Achmad Diponegoro Putussibau gelar Workshop Internal Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP) Rumah Sakit dalam SNARS Edisi I. (27-28/9/2019).

Dalam kata sambutannya direktur RSUD dr. Achmad Diponegoro Putussibau, drg. Poltak P. Sianturi, M.Kes mengatakan dalam peran peningkatan mutu ini, RS berupaya menetapkan prioritas mana yang akan diperbaiki pada unitnya masing-masing. Serta menetapkan yang mana diperlukan perbaikan. Ada keharusan bahwa setiap personil di seluruh unit, wajib meningkatkan mutunya masing-masing di wadah kesehatan RS. Supaya sejalan dengan visi RS.

Semakin banyak orang yang mengerti tentang peningkatan mutu dan keselamatan pasien di RS dr. Achmad Diponegoro, akan semakin mendukung jalannya kegiatan peningkatan mutu dan keselamatan pasien.

Ketua PMKP dr. Muhammad Dimas Haryoko mengatakan, ini adalah workshop yang kedua, di workshop yang pertama PMKP sudah melatih sekitar 60 orang, pada workshop yang kedua ini, duta PMKP juga berjumlah 60 orang pegawai dari masing-masing unit. Duta mutu yang mengemban tanggung jawab terhadap program PMKP di setiap unit menjadi semakin banyak jumlahya.

Usai pembukaan, acara selanjutnya adalah Post test. Ketua PMKP mengatakan post test ini bertujuan untuk melihat pemahaman peserta sebelum workshop dimulai dan seberapa efektif workshop yang dilakukan. Sehingga jika nilai post testnya itu bagus berarti workshop ini sudah efektif. Tujuan dari kegiatan workshop ini adalah agar setiap personil yang ada di semua unit di RS ini mengerti tentang program mutu RS. “Jadi duta mutu harus punya program juga disetiap unit masing-masing, untuk meningkatkan mutu di unitnya masing-masing,” terangnya.

Sehingga bisa terukur dan bisa dikembangkan bahkan ketika ada prioritas untuk ditingkatkan bisa diambil. Misalnya untuk periode satu tahun ini apa yang harus ditingkatkan untuk pelayanan di unit tersebut. Harapannya terjadi peningkatan mutu di setiap unit di RS ini, sehingga secara keseluruhan RS ini bisa berubah mutunya.

Ketua panitia workshop Viktorinus Yudi A mengharapkan kegiatan ini berlangsung selama dua hari Jumat (27/9) dan Sabtu (29/9), dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB. Ia harapkan peserta bisa memahami tujuan dan program-program PNKP.  

Selama dua hari peserta mendapatkan empat materi, yang pertama mengenai konsep dan prinsip PMKP, yang kedua program mutu unit dan Standar Pelayanan Minimal (SPM), ketiga program mutu prioritas dan RS, dan terakhir adalah siklus PDSA (Plan-Do-Study-Action). “Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka upaya peningkatan mutu pelayanan pasien serta menjamin keselamatan pasien itu, setiap unit terlibat dalam rangka peningkatan mutu dan keselamatan pasien,” ujarnya. (RSUD dr. Achmad Diponegoro)

Share Post: