Ulama Harus Mampu Menjadi Panutan


Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kapuas Hulu melaksanakan  musyawarah daerah  masa khidmat 2019-2024 di gedung MABM rabu 8/1/20. Dalam arahannya Bupati Kapuas Hulu A.M Nasir S.H, mengatakan majelis ulama sebagai representasi dari kumpulan para Ulama, Zuama dan Cendikiawan Muslim, sangat dibutuhkan peranannya di masyarakat apalagi di daerah Kabupaten Kapuas Hulu yang sangat majemuk. “ulama harus mampu menjadi pengayom, penyejuk dan penuntun umat ke arah yang lebih baik, karena itu beliau  berharap ulama harus mampu menjembatani berbagai perbedaan pandangan dan sikap yang ada di tengah masyarakat. Upaya yang dilakukan tidak hanya sebatas menyelesaikan persoalan atau konfilik umat yang muncul dengan fatwa dan pendapatnya, akan tetapi MUI diharapkan bisa berperan daalam membangun karakter  generasi kita sejak dini melalui berbagai program pendidikan keagamaan dan pembinaan akhlak”  ungkap Bupati.

Bupati juga mengajak MUI untuk selalu menjaga semangat kebersamaan yang selama ini sudah terjalin dalam mensukseskan pembangunan di Kabupaten Kapuas Hulu, sehingga segala petuah dan nasehatnya sangat dibutuhkan oleh Pemerintah Daerah  dalam rangka membangun masyarakat yang lebih sejahtera berdaya saing dan harmonis.

Hadir pada acara tersebut Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, Pimpinan OPD, Kepala Bagian, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas Hulu, Ketua Mui Kabupaten Kapuas Hulu, Ketua Mui Provinsi Kalbar, Tokoh Masyarakat Dan Tamu Undangan. (diskominfo_statistik-KH)

Share Post: